Tampilkan postingan dengan label yatim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yatim. Tampilkan semua postingan
13 September 2013
12 September 2013
Berbagi Kasih
Setelah sekian lama vakum menulis diblog ini dikarenakan harus pindah kerja ketempat yang sangat pelosok sekali, yaitu divilla Yatim Sejahtera atau lebih dikenal dengan Villa Durian di Jubel Pacet Mojokerto. tempatnya sangat tenang dan sangat dingin sekali beda dengan ditempat kerjaku disurabaya yang sangat panas sekali dan sangat ramai. di tempatku yang sekarang jauh dari perkampungan jauh dari kota , bahkan signal jaringan telekomunikasipun sangat sulit sekali bahkan batry hp ikut ngedrop gara-gara cari signal.
Alhamdulillah tapi dengan fasilitas yang serba minim tersebut mereka para anak yatim yang diasuh disana sangat kerasan. selain aku disana ditugaskan untuk mengajar dan mendampingi mereka juga cari rumput untuk ternak ada kambing,ayam,angsa, dan lain-lain.
Disana sekolahnya sangat jauh sekali sekitar 3 kilo meter turun kebawah ,jalanannya berkelok-kelok dan disampingnya ada jurang yang sangat dalam tapi anak-anak sangat bersemangat sekolah meskipun jauh sekali. disanalah aku merasakan kehidupan yang sangat sederhana dan bisa tenang ibadah jauh dari hiruk pikuk kehidupan dikota. sekian dulu ceritanya besok lain waktu bisa disambung kembali
18 Desember 2012
YATIM SEJAK USIA 5 BULAN DALAM KANDUNGAN
Kenangan sosok sang ayah yang gagagh, tampan dan memiliki kelembutan hati hanya hanya didapat dari cerita sang ibu yang memang telah berjuang sendiri sejak putra ini lahir dan orang-orang terdekatnya. hanya kebisuan yang ada saat hati ini mencurahkan kerinduan dekapan kasih sayang seorang ayah. Linangan air mata tiada terasa menetes tiap kali mengingat cerita teman-temannya yang mendapatkan kebahagian dari kedua orang tuanya.
Andri, anak yang lahir dimojokerto, 10 Oktober 2001 ini telah ditinggal oleh sang ayah, Budiono (Alm) menghadap ke hadirat Illahi Robbi saat kandungan sang ibu masih berusia 5 bulan. sejak saat itu sumiarti, sang ibu yang sehari-hari sebagai ibu rumah tangga harus berjuang mempertaruhkan nyawa demi keselamatan kelahiran sang buah hati yang pertama tanpa kehadiran sang suami. sehingga gak bisa dibilang sejak pertama suara jeritan tangis dan suara adzan dikumandangkan tanda kelahiran sosok ayah tiada menemani.
Rupanya, ujian Allah masih melekat pada anak yang berstatus sebagai siswa MI Negeri MI Negeri Bendungan Jati ini. menurut penuturan salah satu Ustadz, bahwa, Andri ternyata memiliki daya tangkap otak yang rendah. bahkan diusianya yang sudah menginjak 11 tahun ternyata dia belum bisa menulis atau membaca dan masih duduk dibangku sekolah dasar kelas 1(satu). Tentu ini sangat berpengaruh berada dikelas 5 atau 6 sekolah dasar. inilah Realita hidup, takdir sang Maha Kuasa yang tiada kekuatan manusia untuk meminta atau menolaknya, tidak terkecuali Andri , masih dlam kandungan sudah ditinggal sang ayah, kemampuan kemampuan intelektual untuk dapat membaca dan menulis diusianya yang ke 11 tahun belum juga mampu dilakukan. dengan kondisiseperti ini bagaimana dengan proses perjalanan hidupnya ke depan??? merupakan rahasia Allah SWT. , semua yang ada didunia ini. dibalik kelemahan atau kekurangan hadir kelebihan atau kekuatan yang tidak dimiliki yang lain.
Andri memang memiliki kelemahan yaitu tidak bisa membaca atau menulis, tetapi saya dan pengurus disini sangat suka kepada Andri, karena anaknya akas, suka membantu. kalau ada pekerjaan dia langsung ikut membantu atau melakukan pekerjaann yang bisa dia lakukan.
inilah sedikit cerita salah satu anak asuh kami, Di "VILLA YATIM SEJAHTERA" pacet-Mojokerto yang berasal dari desa Jati Pasar -Trowulan -Mojokerto. semoga dari cerita ini kita bisa mengambil pelajaran dan lebih mensyukuri nikmat yang diberikan Allah pada kita.
Sumber cerita majalah bulanan donatur WALSAMA
7 Desember 2012
Mari Membuka Tabungan untuk Akherat
Bagi saudaraku Bangsa Manusia Yang merasa punya Iman dan Tuhan dan merasa kaya sudahkah kita punya tabungan untuk Akherat?? klo sudah merasa punya, ada satu pertanyaan yang mungkin gak wajar ditanyakan soalnya gak kelihatan dan kebanyakan manusia melupakan ,"sudah berapa juta bahkan milyar tabungan kita untuk akherat???", klo berupa beras,."berapa ton beras yang sudah kita untuk kehidupan kita diakherat???" ,. coba diingat - ingat kembali harta kita lebih banyakdigunakan keperluan dunia apa akherat? dalam AlQur'an Allah berfirman berulang - ulang kali mengingatkan manusia agar sadar perbuatanya keliru sudah melenceng dari aturan bahwa manusia Diturunkan didunia semata mengabdi melayani ALLAH bukan menjadi pelayan nafsunya sendiri, sehingga kita mencintai dunia mengalahkan cinta kepada akherat,. ingat wahai sudaraku harta yang kita miliki ada bagian untuk anak yatim piatu, dan fakir miskin jika tidak dikeluarkan maka kita sama halnya memakan harta anak yatim dan diancam neraka dalam Al Qur'an surat Al Ma'un
Langganan:
Postingan (Atom)



