Tampilkan postingan dengan label amal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label amal. Tampilkan semua postingan

17 September 2013

Hati-Hati Memilih Hewan Qurban

Hari raya Idul  Adha atau hari raya Qurban semakin dekat, buat anda yang ingin berqurban,harus teliti dalam memilih hewan qurban yang akan dibeli. mengingat banyaknya hewan ternak sekarang ini yang sudah banyak terjangkit penyakit seperti antraks, sapi gila, TBC dan cacing hati di beberapa daerah.

untuk hewan ternak yagn dijangkiti penyakit tidak layak untuk dikomsumsi dan dijadikan hewan qurban. ada beberapa saran dalam memilih hewan ternak yang akan dijadikan hewan qurban, yang harus diperhatikan, yaitu selaput lendir,mata, mulut, lidah, dan alat kelaminnya. untuk ternak yang sehat , bagian tubuh tersebut mengkilap. selain ciri-ciri diatas, bulu ternak juga licin dan apabila digosok tidak rontok. karena apabila digosok rontok, bisa jadi ada indikasi cacingan pada ternak tersebut.


12 September 2013

Derajat Kemulyaan Manusia

 Setelah sekian lama vakum kali ini saya akan berbagi ilmu kehidupan

A. Derajat Manusia Masa Dunia:
  1. Manusia mempunyai beraneka macam bahasa yakni mempunyai bahasa untuk memanggil anak/istrinya, bahasa minta makan,minum dan lain-lain, tapi kalau binatang ternak hanya mempunyai satu macam bahasa ; contoh : Kambing, hanya bisa 'EMBEEK' sapi hanya bisa bunyi 'HNGAAA' baik itu minta makan atau bahasa memanggil anaknya yaitu hanya bunyi 'EMBEEEK' atau 'HNGAAA'.
  2. Insania sebagai persiapan pokok kebutuhan hidup jasmani utamanya sandang papan, pangan adalah langit bumi seisinya untuk insania, tapi kuman,nyamuk, kutu busuk, melainkan cukup sekedar darah utnuk hidupnya bahkan kadang dianiaya oleh manusia. dan manusia makan pakai tangan, tempat, tetapi 'BINATANG' disosor dan tidak pakai tangan.
  3. Layaknya manusia mampu menerima peringatan baik dari ayah, ibu, Agama, Negara dan lain sebagainya, tetapi binatang ternak tidak dapat menerima peringatan, mereka harus dikendali dengan tali, bahkan lebih ironis lagi pengendalian terhadap hama / kutu (nyamuk,tikus dan lain-lain) harus dibunuh.
  4. Mestinya manusia dimana berada sedang apa saja dapat mengingat mencintai kepada Allah dan hari kemudian(akhirat) dan bersifat sayang terhadap sesama, namun bagi jenis kereco, keong, lebah, kerang bila terjadi tidak mengingat mencintai kepada Allah, hari akhir, bersifat sayang antara sesamanya adalah wajar karena apa tidak berakal sempurna.
  5. Fitrah Insania usahanya demi kebersamaan (tidak untuk kepentingan pribadi) tetapi kebiasaan hewan, kucing khususnya, sewaktu mendapatkan makanan (tikus) hanya untuk anaknya sendiri dan tidak memberikan anak kucing lain.
  6. Insania mempunyai proses hidup berlanjut sampai hari kelak(akhirat), maka insania masa dunia ini wajib persiapan untuk bekal hidupnya masa hari kelak, seperti biasnya insania fikirkan kebutuhan hidup masa dunia ( tidak puas mengucap dua kalimat syahadah, sholat, puasa bulan Romadlon, ibadah haji, Alim kitab). namun sejenis mimik, kumbang rayap dan lain sebagainya tidak terdaftar untuk menikmati hidup masa akhirat maka hewan tersebut tidak persiapkan bekal untuk masa akherat adalah wajar.
kemudian kalau sudah jelas golongan insania berderajat begitu mulya tersebut hendaknya berlatih diri menyesuaikan jiwa insania berderajat mulya kecuali akan kehilangan derajat mulyanya apabila tidak mengikuti aturan nomor 1-6 tersebut itu.
dan demikian golongan insania disebut mulya tidak puas kandungan makna yang teruraikan diatas, tapi yang jelas mempunyai sejarah berlanjut masa dunia sampai akherat ( hari pembalasan amal baik dan buruk ) , maka kalau tiada ketentuan aturan semacam itu lalu apa makna hidup masa ini ( hidup ini dari mana mau kemana, untuk apa) ?. Sedang selama ini melainkan diliputi kesibukan urus ini-itu.

sesungguhnya pada fitrah manusia ada bibit baik yang bersifat ghoib sehingga pada umumnya secara tidak langsung mengerti perkara 'BAIK dan BURUK' dengan bukti sebagaian dari golongan insania adalah bersifat 'ramah' tidak bangga diri, tidak merugikan hak orang lain dan lain sebagainya'. Sekalipun terpandang bodoh. Namun akibat tipu daya musuh syaithan terpaksa kebanyakan golongan insania tidak secara secara mutlak berbuat baik, kecuali golongan orang-orang tertentu yaitu hamba-hamba yang menjadi kehendak Allah Swt.

B. Derajat Manusia di Akhirat :
  1. Tanpa maut (hidup kekal).
  2. Tanpa mengalami sakit jasmani dan rohani, tanpa mengeluh segi apapun berkeadaan serba bebas dan puas.
  3. Tanpa sholat, puasa, berak,kencing, tidak memiliki segala kotoran serta tanpa adanya segala bentuk penganiayaan dan penghinaan.
semoga bermanfaat dan bisa dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari

sumber : MASAIL DAN JAWABAN HIDUP



7 Desember 2012

Mari Membuka Tabungan untuk Akherat

Bagi saudaraku Bangsa Manusia Yang merasa punya Iman dan Tuhan dan merasa kaya sudahkah kita punya tabungan untuk Akherat?? klo sudah merasa punya, ada satu pertanyaan yang mungkin gak wajar ditanyakan soalnya gak kelihatan dan kebanyakan manusia melupakan ,"sudah berapa juta bahkan milyar tabungan kita untuk akherat???", klo berupa beras,."berapa ton beras yang sudah kita untuk kehidupan kita diakherat???" ,. coba diingat - ingat kembali harta kita lebih banyakdigunakan keperluan dunia apa akherat? dalam AlQur'an Allah berfirman berulang - ulang kali mengingatkan manusia agar sadar perbuatanya keliru sudah melenceng dari aturan bahwa manusia Diturunkan didunia semata mengabdi melayani ALLAH bukan menjadi pelayan nafsunya sendiri, sehingga kita mencintai dunia mengalahkan cinta kepada akherat,. ingat wahai sudaraku harta yang kita miliki ada bagian untuk anak yatim piatu, dan fakir miskin jika tidak dikeluarkan maka kita sama halnya memakan harta anak yatim dan diancam neraka dalam Al Qur'an surat Al Ma'un