Tampilkan postingan dengan label ibadah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ibadah. Tampilkan semua postingan

12 September 2013

Berbagi Kasih

Setelah sekian lama vakum menulis diblog ini dikarenakan harus pindah kerja ketempat yang sangat pelosok sekali, yaitu divilla Yatim Sejahtera atau lebih dikenal dengan Villa Durian di Jubel Pacet Mojokerto. tempatnya sangat tenang dan sangat dingin sekali beda dengan ditempat kerjaku disurabaya yang sangat panas sekali dan sangat ramai. di tempatku yang sekarang jauh dari perkampungan jauh dari kota , bahkan signal jaringan telekomunikasipun sangat sulit sekali bahkan batry hp ikut ngedrop gara-gara cari signal.
Alhamdulillah tapi dengan fasilitas yang serba minim tersebut mereka para anak yatim yang diasuh disana sangat kerasan. selain aku disana ditugaskan untuk mengajar dan mendampingi mereka juga cari rumput untuk ternak ada kambing,ayam,angsa, dan lain-lain.
Disana sekolahnya sangat jauh sekali sekitar 3 kilo meter turun kebawah ,jalanannya berkelok-kelok dan disampingnya ada jurang yang sangat dalam tapi anak-anak sangat bersemangat sekolah meskipun jauh sekali. disanalah aku merasakan kehidupan yang sangat sederhana dan bisa tenang ibadah jauh dari hiruk pikuk kehidupan dikota. sekian dulu ceritanya besok lain waktu bisa disambung kembali

25 Desember 2012

Luasnya Dimensi Ibadah

Diriwayatkan dari Abu Dzar ra, ia berkata,"Oran-orang berkata kepada Rasulullah SAW,'Wahai Rasulullah, orang-orang kaya telah memborong semua pahala, mereka mengerjakan shalat sebagaimana kami shalat dan mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa. Tetapi, mereka bersedekah dengan kelebihan harta mereka.' 
Nabi bersabda,'bukankah Allah telah menjadikan sesuatu dengannya engkau bisa bersedekah? sesungguhnya setiap tasbih adalah sedekah,setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah,amar ma'ruf nahi mungkar adalah sedekah, dan bersetubuh (dengan istrinya ) adalah sedekah'. mereka bertanya ,' Wahai Rasulullah, apakah salah seorang diantara kami mendapatkan pahala sedangkan ia melampiaskan syahwatnya?'Rasulullah bersabda,'Bukankah seseorang yang menyalurkan syahwatnya pada yang haaram memperoleh dosa?Demikian pula jika menempatkan syahwatnya pada yang halal maka ia pun akan mendapatkan pahala."(HR.Muslim)
Hadis diatas mengajarkan pada kita bahwa dimensi ibadah dalam Islam begitu luas. Bukan sebatas harta, namun juga mengjangkau banyak sisi kehidupan manusia, dan semua orang bisa melakukanya tergantung kuat lemahnya niat . Jika tidak kuat secara  materi maka bisa melalui fisik,fikiran, atau apapun yang kita mampu untuk berjuang menegakkan sunnah-sunnah Nabi. Jadi sedekah tidak harus uang tidak harus orang kaya,orang yang berpangkat ,siapapun bisa bersedekah asal ada niat dan Iman dalam hati semua itu terasa ringan tidak menjadi beban. Ingat 2,5% harta yang kita peroleh  ada haknya orang Anak Yatim dan Dhuafa'
kalau tidak dikeluarkan bahagian dari Anak Yatim dan Fakir miskin maka harta kita  akan menjadi bara api dan membakar kita dineraka. Na'udzubillahi mindzalik.